Merawat Bonsai Kian Diminati Saat Pandemi

  • 3 tahun yang lalu
Jember, KompasTV Jawa Timur. - Tanaman bonsai semakin diminati warga selama pandemi covid-19, harganya pun naik hingga puluhan juta rupiah. Moment itu pun dimanfaatkan pecinta tanaman hias untuk fokus budidaya bonsai, seperti yang dilakukan seorang warga di Kabupaten Jember Jawa Timur.

Adalah Supandi, Warga di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember yang kini memilih fokus budidaya tanaman bonsai di lahan samping rumahnya. Ada ratusan tanaman bonsai dengan tinggi tidak lebih 50 sentimeter.

Tanaman terlihat indah dengan berbagai model desain unik. Jenis tanaman yang dimilikinya beragam, mulai dari beringin, santigi, kimeng hingga asoka dengan beragam warna. Tanaman bonsai memiliki ukuran kerdil, bentuk akar dan cabang yang unik.

Tanaman ini dibudidayakan dengan teknik khusus, yang membutuhkan ketelatenan dan ketelitian. Budidaya tanaman bonsai dapat dilakukan pada seluruh jenis tanaman, namun yang paling banyak dipilih tanaman berdaun kecil dan mempunyai umur panjang.

"Jadi ngga hanya bonsai, bunga saja luar biasa boomingnya saat pandemi ini. Dari kalangan bawha sampe kalangan atas atau tinggi yaa memelihara bonsai," ungkap Supandi, salah satu Pembudidaya Bonsai di Jember.

Pembentukan tanaman menjadi kerdil dilakukan dengan teknik membuang bagian cabang yang tidak penting. Memetik daun untuk memudahkan proses pembentukan cabang dengan menggunakan kawat logam.

Proses itu dilakukan 4 kali selama rentang waktu 1 tahun atau pada saat mendapatkan bentuk tanaman bonsai yang diinginkan.

Perawatannya dilakukan dengan menyiram dan mengganti media tanam secara berkala. Harga tanaman bonsai bisa mencapai puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah.

#Jember #Jatim #Hobi #Bonsai #Tanaman #Koleksi #Kimeng #Mame #Serut #Sancang

MEDIA SOSIAL KOMPAS TV JAWA TIMUR :

facebook :https://www.facebook.com/kompastvjatim

instagram :https://www.instagram.com/kompastvjatim

twitter :https://twitter.com/kompastvjatim



Dianjurkan